Kamis, 06 Februari 2014

TUGAS KKPI SEMESTER VIII

Jasmine Seed

 

CV.Jasmine seed merupakan perusahaan benih yang memproduksi,mengembangkan dan menjual benih tanaman hortikultura.Benih yang kami pasarkan tentu benih yang berkualitas baik.Perusahaan kami mempunyai motto"Menjaga kepercayaan terhadap petani sehingga kami menyediakan benih yang berkualitas".





A.Komoditas Perusahaan
Perusahaan kami menyediakan benih-benih sayuran dan buah-buahan.Seperti dibawah ini.

1.Cabai(Cappsicum annum)
(Cabai Besar,Cabai Keriting,Cabai rawit)dengan berbagai varietas.
2.Tomat(Lycopersicon esculentum)
(Tomat Cerry,Tomat mawar,Tomat Sayur)
3.Terong(Solanum melongena)
(Terong Ungu Panjang,Terong Hijau Panjang,Terong Putih Panjang,Terong Ungu Bulat,Terong Hijau Bulat)
4.Buncis(Phaseolus vulgaris L)
5.Kacang Panjang(Vigna sinensis)
(Kacang panjang hijau,kacang panjang ungu,kacang panjang merah)
6.Bayam(Amaranthus sp)
(Bayam hijau,Bayam ungu)
7.Kangkung(Ipomoea aquatica forsk)
8.Bunga Kol(Brassica oleracea var capitata)
9.Bawang Merah(Allium cepa)
10.Mentimun(Cucumis sativus)
(Mentimun Rujak,Mentimun Lalap)
11.Melon(Cucumis melo)
(Melon daging buah Orange,Melon daging buah hijau)
12.Semangka(Citrullus Lanatus)
(Semangka daging buah kuning,Semangka daging buah merah,buah lonjong,buah bulat,kulit buah hijau,kulit buah kuning)
13.Labu(Cucurbita moschatta durch)
14.Paria(Momordica charantia)
15.Oyong(Luffa accutangula)
16.Jagung (Zea mays)
17.Seledri(Apium graviolens)
18.Selada(Lactuca sativa)
19.Kubis(Brassica oleraceae)
20.Sawi Hijau(Brassica campestris)
21.Sawi Putih(Brassica juncea)

B.Quality Control

1.Quality Control Sortasi Benih
Dalam Tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah memilah-milah benih yang rusak,benih yang tidak bernas,dan kotoran lain yang tercampur di benih selanjutnya akan dibuang,dan yang diproses hanyalah benih yang bernas,serta kondisinya masih baik.

2.Quality Control Gudang
Dalam gudang benih yang belum menjadi kemasan ini adalah untuk menyimpan benih-benih dari hasil panen yang dilakukan dan sudah melewati sortasi benih untuk selanjutnya akan dilakukan kegiatan uji kecambah sebelum produk dikemas dan dipasarkan.Suhu ruang juga harus dijaga agar benih tetap dalam keadaan/mutu yang baik.

3.Quality Control Sortasi Kecambah
Dalam tahap ini benih-benih yang sudah melalui tahap sebelumnya akan di uji daya kecambahnya yakni di laboratorium tertentu.Kegiatan uji kecambah dilakukan dengan perlakuan tertentu dengan menggunakan germinator maupun uji daya kecambah di screen house.Kegiatan ini dilakukan untuk menguji benih yang dapat tumbuh dengan baik,serta benih yang tumbuh abnormal.pengamatan dilakukan dalam jangka waktu tertentu.Prosentase benih normal dan abnormal akan dihitung sehingga akan diketahui benih tersebut layak untuk selanjutnya dipasarkan atau tidak.

4.Quality Control Pengemasan
Di tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah mengontrol kemasan benih yang sudah dilakukan dengan mesin.Kemasan benih yang belum rapat akan dilakukan sealing ulang,ataupun text printing yang kurang baik akan dilakukan text printing ulang.

C.Penanganan Limbah

Penanganan limbah meliputi:
-Sampah dari daging buah,dengan memanfaatkan limbah dari sayur atau buah yang dibuang akan dijadikan sebagai pupuk kompos yang selanjutnya digunakan sebagai bahan yang digunakan untuk proses budidaya.
-Untuk sampah plastik dan kertas akan dilakukan pembakaran di tempat pembuangan akhir.
-Untuk sampah botol plastik bekas kemasan pestisida ataupun pupuk akan dimanfaatkan untuk perangkap serangga yang mengganggu kegiatan budidaya di lahan.Dengan menambahkan bahan perekat serangga tertentu.

D.HRD(Human Resource Departement)



Untuk gaji dan cuti bagi karyawan ditentukan oleh sudah seberapa lamanya bekerja di perusahaa. Selain gaji pokok, ada premi lembur, uang makan yang dapat diperoleh karyawan. Di akhir tahun juga selalu ada penilaian prestasi karyawan adapun yang dinilai adalah bagaimana karyawan bekerja selama setahun. Sering disebut dengan Prestasi Kerja Karyawan. Dimana di dalam progam ini juga karyawan mendapatkan bonus, sesuai dengan seberapa prestasi kerja karyawan tersebut.
Hari Kerja Operasional perusahaan adalah 5 hari kerja dalam seminggu yaitu hari Senin-Jum'at.
Perusahaan dapat memberlakukan kerja shift pada bagian tertentu tergantung keperluan,bisa secara temporer maupun terus menerus dengan memperhatikan perundang-undangan yang berlaku.

Hari Kerja
1. Hari kerja operasional perusahaan adalah 5 (lima) hari kerja seminggu yaitu hari senin sampai hari  jumat.
2.Perusahaan dapat memberlakukan kerja shift pada bagian-bagian tertentu bilamana diperlukan, baik secara temporer maupun terus menerus sesuai kebutuan, dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 
Jam Kerja & Jam Istirahat
1.Perusahaan menetapkan jam kerja adalah 8(delapan) jam perhari dan 40 (empatpuluh) jam kerja seminggu.
2.Jam keja operasional & jam istirahat diatur tersendiri sesuai dengan kebutuan masing-masing bagian, dengan tetap berpedoman pada ayat 1 (satu) di atas.
3.Khusus untuk Pekerja Satuan Pengamanan (SATPAM) sesuai sifat tugasnya, jam kerjanya diatur tersendiri berdasarkan kerja shift dengan memperhatikan ketentuan/peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. 
      
 Kerja Lembur
1.Kerja lembur adalah kerja yang dilaksanakan oleh pekerta atas instruksi tertulis dari Manajemen, diluar jam kerja atau hari libur.
2.Waktu kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 3 (tiga) jam dalam 1 (satu) hari dan 14 (empatbelas) jam dalam satu minggu.
3.Ketentuan waktu kerja lembursebagai mana dimaksud dalam ayat diatas tidak termasuk kerja lembur yang dilakukan pada wktu istirahat mingguan atau hari libur resmi.
4.Pada dasarnya kerja lembur adalah bersifat sukarela, namun demikian kerja lembur wajib dilaksanakan oleh setiap pekerja berdasarkan instruksi manajemen dalam hal-hal sebagai berikut:
·       Adanya pekerjaan yang harus diselesaikan segera bila tidak diselesaikan dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan dapat menghambat kelancaran operasional perusahaan atau membahayakan keselamatan/kesehatan jiwa manusia.
·       Keadaan darurat, seperti terjadinya bencana alam (tanah longsor/kebakaran/kebanjiran).
·       Pekerjaan-pekerjaan yang menyangkut kepentingan nasional atau pemerintah.
5.Pembayaran atas kerja lembur pekerja diatur sesuai dengan aturan perundangan ketenagakerjaan yang berlaku.
6.Yang berhak mendapatkan lembur hanya golongan karyawan.

Kehadiran
1.Kehadiran adalah keberadaan pekerja selama jam kerja dilingkungan kerja.
2.Setiap pekerja wajib mencatatkan atau melaporkan kehadirannya kecuali direksi.
3.Bilamana pekerja dibutuhkan dinas keluar maka harus dengan sepengetahuan atasan yang bersangkutan.
4.Setiap atasan bertanggung jawab atas terlaksanannya ketertiban kehadiran.
5.Kompensasi kehadiran memperhatikan cuti, jika menggunakan hak cuti maka kompensasi kehadiran tidak hilang.
 
E.Standart Pegawai

Penerimaan dan penempatan pekerja adalah sepenuhnya menjadi hak perusahaan yang di dasarkan pada kebutuhan dan atau anggaran kebutuhan tenaga kerja yang sudah direncanakan dan disetujui oleh direksi,dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan tentang ketenagakerjaan yang berlaku.
Persyaratan umum calon pekerja :
1.Warga negara Indonesia.
2.Memiliki Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku.
3.Berusia sekurang-kurangnya 18(delapan belas) tahun sesuai Kartu Tanda Penduduk.
4.Memenuhi persyaratan jabatan dan memiliki kemampuan bekerja sesuai bidang kerja yang akan ditempati.
5.Berbadan sehat,baik jasmani maupun rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter.
6.Lulus dalam tahap seleksi dan test.
Untuk bidang-bidang pekerjaan tertentu,perusahaan menambahkan persyaratan khusus lainnya,sesuai dengan tuntutan dan spesifikasi pekerjaan/jabatan yang akan ditempati calon pekerja.
Calon pekerja yang memiliki pertalian darah atau pertalian pernikahan dengan pekerja yang sudah bekerja didalam perusahaan dimungkinkan untuk menjadi pekerja,dan penerimaannya harus berdasarkan persetujuan Direksi dan berdasarkan prosedur yang ada.

F.Produk Hasil Olahan dan Sasaran Lokal(Eksport/Import)

Produk yang dihasilkan perusahaan kami adalah benih dengan mutu yang baik dan berkualitas.Benih-benih tanaman hortikultura seperti buah-buahan dan sayuran.
produk yang kami hasilkan akan didistribusikan di seluruh Indonesia.Dengan seiring berkembangnya perusahaan kami akan merambah dunia internasional.

G.Sistem Pemasaran produk

Sebelum dilakukan pemasaran terlebih dahulu dilakukan persiapan pengiriman.Persiapan pengiriman adalah langkah terpenting untuk memastikan produk yang dikirim sesuai dengan yang dipesan.
Penimbangan ulang dilakukan sebagai pengecekan terakhir terhadap ketepatan jumlah pesanan.
Untuk menjamin ketepatan dan kecepatan pengiriman perusahaan kami bermitra dengan beberapa jasa transporter terbaik yang sudah berpengalaman di bidangnya,mempunyai jaringan yang luas dan menguasai daerah yang dituju.Dengan demikian penditribusian benih akan terjaga.

Langkah-langkah Pemasaran:
1.Pengiriman stock point dari kantor pusat.
2.Distribusi ke daerah dari stock point.
3.Pengiriman dari kantor pusat jika diperlukan.

H.Struktur Organisasi Perusahaan